Telebe News

www.Telebe.wordpress.com

APA INDICATOR KEBERHASILAN DANA OTSUS 80%-20%

APA INDIKATOR KEBERHASILAN DANA OTSUS 80%-20%…??


Perspektif menyimaki keberhasilan kebijakan dalam menentukan arah pandang pengelolaan anggaran Dana Otonomi Khusus di Provinsi Papua, mulai kemunculan banyak pertanyaan di kalangan Mahasiswa, masyarakat dan berbagai komponen kalangan masyarakat di Provinsi Papua. Apa penyebab membludak angka kemiskinan di Provinsi Papua..?? Sementara lihat angka kemiskinan di Provinsi Papua membludak hingga sesampainya titik merah di tahun 2016-2017 di Indonesia Provinsi yang paling timur (Papua) , lebih jauh dibandingkan daerah lain di Indonesia,

di Provinsi Papua sendiri mendapatkan sebuah spesial atau kekhususan untuk mengatasi permasalahan sosial masyarakat di tanah Papua melalui (Otonomi Khusus (OTSUS) UU No 21 Tahun 2001 yang merupakan sebagai langkah mengatasi permasalahan di tanah Papua dari berbagai Sektor, di Provinsi papua.

  1. mengapa harus ada saja Cambak gizi buruk..?
  2. Mengapa ada saja kematian balita,?
  3. Mengapa Terus terjadi korban kematian orang Papua.
  4. Dimana proteksi hak hidup orang asli Papua.
  5. Dimana regulasi perdasus memihak kepada masyarakat Papua.

Lihat saja selain kekerasan konflik, mematikan,! ada juga yang lebih parah mati karena kelaparan, kemiskinan dan sakit serangan berbagai penyakit mematikan.
Apakah biar ini harus terjadi di Provinsi Papua.??
Papua menjadi dongeng lelucon pemerintah pusat..?? oleh karena rakus dan serakah elit-elit pejabat provinsi Papua. Ini terjadi seibarat tikus mati di lumbung padi. Ini merupakan pelanggaran terbesar oleh elit penguasa di Provinsi papua.

Hal ini tidak boleh terjadi Segera harus diatasi.!
Saya secara pribadi sangat nyatakan mosi tidak percaya kinerja implementasi dalam kepemimpinan pemerintah provinsi Papua.

Saya sendiri tidak paham sama sekali atau kah kami didibodohi..??

Mengapa daerah yang mengatakan memberikan kewenangan 80% masih saja ada namanya angka kemiskinan, ketertinggalan pembangunan, ketertinggalan Indeks pembangunan manusia, bahkan kematian, dan banyak permasalahan sosial masyarakat lainnya di kabupaten kota di Provinsi Papua.

apakah per kabupaten atau seluruh kabupaten kota di Provinsi papua. Mendapatkan 80%.??
Jika untuk keseluruhan kabupaten kota mendapatkan 80% maka sangatlah 80% dibagi 29 kabupaten kota maka sedikitnya perkiraan 2,7% apakah kalau begini bisa dapat mengatasi masalah di tanah Papua..?? ataukah ini menjadi bumerang bagi pemanfaatan oleh elit tertentu rakus dan serakah hingga akhirnya masyarakat jadinya korban..??

Saya sangat perspektif bahwa dengan adanya pengusungan Visi-Misi kedua kandidat nomor urut (1) dan nomor urut (2)
LUKMN vs JOSUA ini mengadung makna tersendiri untuk menjadi target plening kebijakan pemerintah provinsi Papua kedepan antara harapan dan kenyataan buat masyarakat Papua.

Masing-masing mengusung VISI-MISI dengan konsep yang di tawarkan kepada publik sebaimana nomor urut 1.LUKMEN menawarkan Dengan Konsep :
(Bangkit, Mandiri, Sejahtera, dan berkeadilan).

Saya sedang menyimak sangat bermakna untuk Papua kedepan sebagai mana dengan menawarkan 80%-20% ini apakah akan menguntungkan bagi masyarakat dari sebelumnya.??
1. masyarakat akankah..? lebih Sejahtera dari sebelumnya??
2. Masyarakat akankah.? lebih bangkit dari yang sebelumnya..??
3. Masyarakat akankah.? lebih mandiri dari yang sebelumnya..??
4. Apa akankah masyarakat akan terjamin keadilan..?? Dari yang sebelumnya.??

Sebagaimana boleh kita menyimak VISI-MISI nomor urut 2.
nomor urut 2 JWW-HMS mengusung VISI-MISI dengan konsep : (PAPUA CEDAS) diusung oleh kandidat nomor urut 2 Bapak JWW dan HMS Calon Gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua.
1. Papua pintar
2. Papua pendapatan Pasti.
3. Papua Sehat
4. Papua isnfrastruktur
5. Papua Good dan Clean Governance
5. Papua damai
7. Papua pemberdayaan Ruang distrik

Saya sedang menyimak sangat bermakna untuk Papua. Kedepan.

Mengapa.??
1. Adanya pendidikan gratis di setiap kampus yang ada di tanah papua.
2. Per KK mendapatkan bantuan sebanyak 2500.0000.
3. Berkesinambungan kinerja implementasi otonomi khusus di Provinsi Papua.

Sesuai dengan tuntutan zaman sebagai masyarakat jelata. Sebgaiman seorang pemimpin gaya mengatasinya taraf hidup masyarakat yang notabenenya masih jauh tertinggal masih begitu sederhana dalam mencukupi kehidupan di negeri sendiri.

Dengan kehadiran konsep cerdas sangat berarti bagi masyarakat ekonomi lemah lebih menyetuh manfaat dana otonomi khusus di Provinsi Papua.

Salam perubahan.
Untuk tanah papua.

Advertisements

Comments are closed.

%d bloggers like this: