MENGAPA PAPUA INGIN MERDEKA

Mengapa Papua ingin merdeka? Jawabannyakarena mereka tidak puas dan adaketidakadilan.Impian yang dideklarasikan OPM adalah mendirikan “Republik PapuaBarat”-gabunganPropinsi Papua dan Papua Barat. “Republik Papua Barat” dideklarasikansetelah Belanda mundur-antara lain akibat tekanan dari negara adidaya Amerika Serikat-dari Bumi Cenderawasih, pada 1963.Pada 1 Juli 1971, OPM kembali mencoba memproklamirkankemerdekaan RepublikPapua Barat, namun tak berhasil. Kemudian,14 Desember 1984, Republik Melanesia Rayadiproklamirkan,tapi pemimpinnya ditangkapaparat Indonesia.Papua bagian barat merupakan wilayah bagian barat dari Pulau Papua yang terbagi dalam dua provinsi, yaitu Provinsi Papua danPapua Barat. Wilayah ini sering disebut West Papua oleh media internasional.Penyelesaian status Papua Barat berlarut-larut,bahkan tidak selesai hingga 1961,sampai terjadi pertikaian bersenjata pada Desember 1961 antara Indonesia-Belanda,untuk memperebutkan wilayah tersebut.Melalui Perjanjian New York, akhirnyadisepakati untuk sementara Papua bagianBarat diserahkan kepada PBB melalui UnitedNations Temporary Executive Authority(UNTEA), sebelum diberikan sepenuhnyakepada Indonesia, 1 Mei 1963.Kedudukan Papua Barat menjadi lebih pasti setelah diadakan sebuah referandum act offree choice pada 1969, dimana rakyat Papua Barat memilih untuk tetap menjadi bagiandari Indonesia. Adalah Zainal Abidin Syah,Sultan Tidore yang diangkat Pemerintah RImenjadi Gubernur Pertama Papua1956-1961, yang kala itu beribukota di Soasiu, Pulau Tidore. Dia dilantik pada 23September 1956. Setelah berada dibawah penguasaan Indonesia, Papua bagian baratdikenal dengan nama Provinsi Irian Barat sejak 1969-1973.Nama Irian Barat, kemudian diganti oleh Presiden Soeharto menjadi Irian Jaya, ketikameresmikan tambang tembaga dan emas Freeport.Nama itu tetap digunakan secararesmi hingga 2002. Kemudian, nama provinsiitu diganti lagi menjadi Papua, sesuai Undang-Undang Otonomi Khusus Papua Nomor 21 Tahun 2001.Pada 2004, berbagai aksi protes mewarnai provinsi ini. Papua kemudian dibagi duaprovinsi oleh pemerintah. Wilayah bagian timur tetap memakai nama Papua.Sedangkanbagian Barat bernama Provinsi Irian Jaya Barat (kini Papua Barat).Penduduk asli Papua Barat merasa bahwa mereka tidak memiliki hubungan sejarahdengan Indonesia, maupun negara asia lain.Perjanjian penyatuan oleh Indonesia-Belandapada 1969 tak diakui oleh sebagian masyarakat Papua.Alasannya, dianggapsebagai penyerahan dari tangan satu penjajah kepada penjajah lain.Pada 1965, beberapa nasionalis Papua Barat membentuk OPM sebagai saranaperjuangankemerdekannya.Kini perjuangan mereka itulah yang diteruskan. Bahkan, ratusan orang kini sudah menetap di Belanda untukmemperjuangkan keinginan mereka.Sebuah modal yang juga dilakoni separatis RepublikMaluku Selatan (RMS) yang bermukim di Belanda-dulu pernah disantuni pemerintahBelanda-tapi belakangan dihapus.Singkat cerita, setelah Papua Baratdigabungkan dengan Indonesia sebagai Irian Jaya, Indonesia mengambil posisisebagai berikut. Pertama, Papua Barat telah menjadi daerah Republik Indonesia sejak 17Agustus 1945.Kedua, Belanda berjanji menyerahkan kepada Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB).Ketiga,penggabungan Papua Barat denganIndonesia adalah tindakan merebut kembalidaerah Indonesia yang dikuasaiBelanda.Keempat, penggabungan Papua Barat dengan Indonesia adalah kehendakrakyat Papua. Jadi, kalau ada separatis OPM,itu hanya sebagian kecil saja, bukan suaraterbanyak masyarakat Papua.Dosen Universitas Cenderawasih, Mesak Iek,yang ditemui di Jakarta, mengatakan,ketimpangan ekonomi.Dana besar mengalirdari Pemerintah Pusat ke daerah Papua, tidakmengucur ke masyarakat bawah. “Habis dinikmati elit di Papua,” tandas Mesakkesal.-asher.

Comments are closed.

%d bloggers like this: