SOSIALISASI DANA DESA DI TINGKAT DISTRIK BOMELA, DISTRIK SUMTAMON DAN DISTRIK SERADALA DI WILAYAH UNA-UKAM TELAH LAKSANAKAN.

Distrik Yang Sudah sosialisasi DANA DESA Adalah

Distrik Bomela, Distrik Sumtamon, Dan Distrik Seradala. Dengan Jumlah kampung 24 Kampung

 

      Pada tanggal 09 Juli 2015 Masyarakat Una-ukam Khususnya Distrik Bomela, Distrik Sumtamon, Dan Distrik Seradala bertempat di dekai , Dengan Jumlah kampung 24 Kampung sangat senang sekali karena sudah dengar langsung dari dinas terkait tentang penggunaan dana desa dan alur pencairan dana-dana umum, yang akan dikelolah oleh desa.

Dan harapan Distrik Bomela, Distrik Sumtamon, Dan Distrik Seradala. Dengan Jumlah kampung 24 Kampung adalah ke depan Badan Pemberdayaan Kampung, bisa melakukan kegiatan seperti ini kepada para pelaku-pelaku dana umum, supaya mereka bisa tau tugas dan fungsi kerja mereka, supaya tidak salahgnakan dana umum.

Hasil dari sosialisasi ini setiap kepala kampung sangat senang karena penyaluran dana ini sesuai dengan harapan masyarakat kampung, dan para pelaku-pelaku kampung dan kepala-kepala distrik tidak setuju untuk pendamping distrik, karena adanya pendamping distrik beberapa tahun yang lalu selalu ada botongan uang banyak sampai uang juga tidak sampai di masyarakat. Ada beberapa praktek yang dilakukan oleh pendamping lama di antaranya botongan-botongan uang banyak di masing-masing kampung, akhirnya masyarakat sepakat untuk sementara dana bisa cair melalui dinas terkait karena langsung di tangan masyarakat di kampung, dan harapan masyaraka supaya penerimaan pendamping harus anak asli daerah yang tau bahasa ibu, supaya masyarakat bisa koodrdinasi lang denagn mereka, karena untuk pendamping orang luar tidak pernah kerja sama antara Kepala distrik, Kepala kampung, bahkan BPMK saja tidak kerja padahal untuk menyalurkan dana umum di tingkat perlu melipatkan beberapa yang sudah sebut di atas. Maka dalam sosialisasi ini masukan dari masyarakat kepada Bupati Selaku Pimpinan ditingkat Kabupaten perlu PERDAKAN untuk pendamping Kampung dan pendamping distrik terkait pendamping kampung, pendamping distrik harus orang asli Yahukimo, supaya tidak terjadi kasus seperti tahun-tahun kemarin.

Selanjutnya dari BPMK Kabupaten Yahukimo menyampaikan bahwa untuk pencairan tahun anggaran ini melalui Dinas BPMK penyalurannya bertahap, tahap Pertama sampai tahap ketiga, tahap pertama pencairan Akhir bulan Juli, Tahap kedua minggu kedua bulan agustus tahap ketiga awal bulan oktober. dalam kesempatan ini juga BPMK sampaikan bahwa untuk pembukaan Regening akan buka secara kolektif oleh BPMK, yang ditanda tangani oleh Kepala kampung dan Bendahara Kampung kemudian regening ini untuk selamanya atas nama desa atau kampung itu.

Lebih lanjut kata kepala Bidang BPMK kabupaten Yahukimom Sam Pahabol, S.IP,M.Si mengatakan bahwa ke depan dinas terkait akan berusaha sampai uang di tempat sasaran di semua kampung yang ada di kabupaten Yahukimo. Dalam kesempatan itu juga untuk kabupaten semua kampung yang akan terima dana berjumlah 510 kampung dari 517 kampung, 51 Distrik yang akan terima dana desa kemuadian 7 kampung tidak kena dana desa. Dalam ksematan ini ini BPMK sangat ucapkan terima kasih kepada 3 Distrik yang telah membantu kami untuk sosialisasi dana desa, sampai BPMK sosialisasi kepada masyarakat secara terbuka.

Selaku penangungjawab kegiatan ini Kepala Distrik Bomela Ananias Maling, S.Pd mengatakan bahwa saya bersama teman-teman kepala distrik mengadakan kegiatan ini supaya jangan camat yang tau tentang penyaluran dana desa maupun dana-dana lain tapi melalui acara sosialisasi ini dinas bersangkutan bisa langsung sampaikan informasi kepada pelaku kampung dan secara terbuka kepada masyarakat.

Kepala Distrik Bomela Ananias Maling, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada BPMK yang telah menyampaikan materi tentang dana desa dan dana-dana umum yang dikelola oleh masing-masing kampung.

Dalam ksempatan ini juga salah satu masyarakat mengisilkan kepada pemerintah kabupaten Yahukimo kedepan supaya ada pelatihan kepada masyarakat seperti kegiatan ini yang melipatkan semua kampung yang ada di kabupaten yahukimo karena sampai saat ini 10 tahun lebih kabupaten yahukimo ini tidak pelatihan sampai hari ini aparat pemerintahan kampung tidak tentang tugas mereka. (Rikson Aruman/http://www.telebeNews.wordpress.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments are closed.

%d bloggers like this: