Freedom Flotilla Melengkapi Misi Sakral

freedom flotilla

Menghindari Angkatan Laut Indonesia , dua kapal kecil bertemu di dekat perbatasan Australia – Indonesia untuk menyatukan kembali masyarakat pribumi Australia dan Papua Barat secara seremonial. Upacara ini merupakan puncak dari perjalanan sejauh 5000km yang dimulai di Danau Eyre, dimana air dan abu sacral diambil dan diserahkan kepada para pemimpin Papua Barat .

Sementara kapal Freedom Flotilla yang disebut Pog berlayar menuju Papua Barat , dunia menyaksikan perkembangannya secara langsung melalui fasilitas satelit diatas kapal yang juga berperan sebagai pengalih perhatian agar pertemuan seremonial ini bisa dilakukan secara rahasia di bagian Pantai selatan Papua.

ceremony-exchange

Pertukaran budaya tetua Adat diadakan secara rahasia, karena ancaman dari menteri menteri pemerintah Indonesia dan pejabat militer yang menyatakan bahwa angkatan laut dan angkatan udara akan mengambil tindakan  terhadap aksi damai ini dengan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan mematikan. Calon Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop juga menyatakan bahwa Indonesia dapat melakukan  apa saja “sesuaI keinginan ”…

View original post 273 more words

Comments are closed.

%d bloggers like this: