Ingkar Janji, 5 Anggota MRP akan Di-PAW

Ingkar Janji, 5 Anggota MRP akan Di-PAW

Ketua MRP Timotius MuribJAYAPURA – Meski tanpa mengajukan surat pengunduran diri, namun Majelis Rakyat Papua (MRP) akan tetap memproses PAW 5 anggotanya yang mendaftar jadi Caleg. Ketegasan MRP ini disampaikan Ketua MRP Timotius Murib, Rabu( 10/7) di Kantor MRP.
Dikatakan, sebagai acuannya undang- undang KPU No. 8 Tahun 2013 pasal 51 ayat K, yang menyatakan dengan tegas bahwa setiap pejabat negara yang menerima honor atau gaji dari anggaran negara, seperti DPR, DPR RI, DPD RI, Penasehat hukum atau lembaga negara lainnya termasuk anggota MRP, wajib mengajukan pengunduran diri ke lembaga asalnya ketika berniat menjadi Caleg.
Menurut Murib, acuan terkait pencalonan diri anggota MRP sebagai Caleg sudah jelas diatur dalam undang undang KPU tersebut. Dikatakan, awalnya ada tujuh anggotanya mencalonkan diri dan namanya terdaftar dalam daftar calon sementara, namun dari ketujuh nama anggota MRP ini, dua diantaranya telah mengklarifikasi dan menyatakan tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Sementara lima lainnya belum melayangkan surat pengunduran diri secara resmi kepada lembaga MRP secara khusus kepada Ketua MRP.

Murib mengatakan anggota MRP yang merasa diri sudah mencalonkan diri jadi anggota legislatif atau parpol segera buat surat pengunduran diri. Ia berharap ke lima anggota ini segera membuat surat pengunduran diri, sebab berdasarkan surat pengunduran diri ini, selaku pimpinan lembaga akan mengajukan PAW dan melantik anggota baru setlah diajukan ke Mendagri melalui Gubernur.
Oleh sebab itu setiap anggota yang merasa sudah mencalonkan diri di Partai Politik perlu terbuka dan layangkan surat, sebab lembaga kultural ini mau menegaskan bahwa apa yang dilakukan ke lima anggotanya itu merupakan pengingkaran janji, padahal mereka sudah mengambil sumpah untuk membawa aspirasi hak hak dasar masyarakat asli papua dan bekerja sebagai anggota MRP. “Kalau sekarang mereka beralih ke legislatif, mereka ingkar janji,” terang Murib
Dalam pleno reses MRP beberap waktu lalu yang dipimpin Pdt. Hofni Simbiak, sudah disampaikan terkait lima anggota yang mencalonkan diri jadi Caleg untuk menyampakian pengunduran diri saat pleno reses, namun sampai saat ini belum ada yang menyampaikan surat pengunduran diri, padahal proses PAW segera berlanjut. “Karena ke lima anggota MRP ini tak ada yang mau mengajukan surat pengunduran diri, maka MRP akan menunggu pengumuman daftar calon tetap dari KPU, bila dalam penetapan itu ke lima nama anggota MRP tersebut terdaftar berarti akan dilakukan PAW, ini tegas,” ungkap Murib. Namun ketika lima anggota ini tetap berperan didua lembaga, sama sama jalan berarti ada dualisme, dan itulah pelecehan terhadap lembaga kultural ini
“ Ketika seseorang bekerja di dua lembaga, maka ia akan mengorbankan yang lain, saat daftar calon tetap diumumkan tanpa pengunduran diripun MRP tetap memproses PAW kelima anggotanya itu”, tegas Murib.

4 Anggota MRP PAW Segera diLantik Gubernur
Hal lain yang dikatakan yakni bahwa MRP resmi menerima SK Mendagri sehubungan dengan penetapan anggota MRP PAW yang segera dilantik Gubernur Papua Lukas Enembe, Jumat( 12/7). Ketua MRP Timotius Murib menyatakan, sudah tiga minggu SK mendagri itu diterima, ada empat anggota PAW MRP yang akan dilantik dan disetujui Mendagri, masing masing dua perempuan dan dua laki – laki. “Gubernur sudah janji, beliau yang akan melantik keempat anggota MRP PAW itu dan segala sesuatunya telah dipersiapkan untuk pelantikan nanti,” ujar Murib, Rabu( 10/7) di Kantor MRP Kotaraja. (Ven/don/l03/@dv)

Comments are closed.

%d bloggers like this: