Pasca Pembakaran Mapolres Pegunungan Bintang : Kapolda dan Wakapolda ke Oksibil

Pasca Pembakaran Mapolres Pegunungan Bintang : Kapolda dan Wakapolda ke Oksibil

 

JAYAPURA—Untuk mengetahui secara langsung penyebab pembakaran Mapolres Pegunungan Bintang di Oksibil Kapolda Papua Irjen (Pol) Drs. M. Tito Karnavian, MA, PhD, Wakapolda Papua Brigjen (Pol) Drs. Paulus Waterpauw  beragkat ke Oksibil.
Kata Kabid Humas Polda Papua Kombes (Pol) I Gede Sumerta Jaya keberangkatan Kapolda dan Wakapolda untuk melihat secara langsung, sehingga Polda bisa mengambil langkah-langkah penanganan juga antisipasi meluasnya kejadian yang sama.
Mengingat pentingnya kunjungan ini, Kapolda Papua  yang direncanakan  menyampaikan orasi ilmiah saat  Dies Natalis  Perguruan Tinggi Ilmu  Kepolisian (PTIK) Semarang, Senin (17/6)  terpaksa batal , demikian juga Wakapolda Papua    Brigjen (Pol) Drs. Paulus Waterpauw yang tengah mengikuti pendidikan Lemhanas di Jakarta juga  ikut turba  ke Oksibil guna menuntaskan peristiwa ini.

Selain Kapolda dan Wakapolda dalam kunjungan ini ikut juga Direktur  Intel Polda Papua Kombes (Pol) Drs. Yakobus Marzuku, Direktur  Reskrim Umum Polda Papua Kombes (Pol) Drs. Bambang Priyambadha, SH,  Kabid Propam Polda Papua  Kombes  (Pol) Usman Hadi P,SST,MK  serta  26  anggota  Brimob  turun kebawah  (turba) ke Oksibil, pasca  peristiwa pembakaran Kantor Polres  Pegunungan Bintang, Sabtu (15/6) sekitar  pukul 10.45 WIT.
Kabid  Humas  kembali merincikan kronologis penyebab kejadian berawal pada   Minggu (16/6)  sekitar  pukul 08.00 WIT Polres menerima informasi adanya pemalakan di Kampung Dabolding oleh sekelompok orang mabuk berjumlah 3 orang, sehinggg anggota Polres berjumlah 4 orang mendatangi TKP dengan maksud menghimbau untuk tidak lagi  melakukan pemalakan.
Namun orang mabuk tersebut tidak memperdulikannya, malah menyerang anggota dan bahkan berusaha merebut senpi anggota, sehingga anggota melakukan pembelaan, dan kelompok orang mabuk terkena   popor dan lari kabur dalam keadaan luka memar.
Setelah kejadian itu berkembang informasi di masyarakat, kalau orang yang mabuk tersebut dianiaya dan bahkan dibunuh oleh anggota Polisi, dan cerita itu menyulut emosi masyarakat dan turun ke jalan. Saat aksi itu Kapolres mencoba turun tangan untuk menyelesaikan permasalahannya, namun emosi masyarakat jauh lebih besar dan tidak mengindahkan Kapolres malah masyarakat  melakukan pelemparan terhadap  rumah dinas.  Setelah itu masyarakat  lainnya datang bergabung menuju ke arah Mapolres.
Kabid Humas menjelaskan sebelum pembakaran kelompok mass yang berjumlah ratusa itu melempari Mess anggota Polres.  Selanjutnya melakukan pembakaran terhadap Mapolres.
Akibat kejadian tersebut 3 unit mobil dirusak dan 25 sepeda motor serta Mako Polres dirusak dan dibakar. Selain kerugian materil juga  sebanyak 9   anggota  Polres  Pegunungan Bintang, 1  anggota TNI dan 2 warga terluka. (mdc/achi/l03)

Korban Luka
Iptu John Anakota
Bripda Andre Dwuramuri
Briptu Rais
Bripda Petrus M Epa
Briptu A. Mote
Bripda Jemdri
Bripda Y. Taurui
Briptu Masrul
Bripda Agung Saswito
Lettu (Inf) Angga (seorang anggota TNI )
2 warga setempat (namanya belum diketahui)

Comments are closed.

%d bloggers like this: