Niat SBY Selesaikan Soal Papua harus Konkrit

JAYAPURA—Niat  baik  pemerintah pusat atau Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY) untuk menyelesaikan  persoalan Papua mesti  dibarengi  dengan  upaya-upaya  dialog, setidaknya dalam periode  satu tahun  terakhir  sebelum  SBY mengakhiri masa jabatannya bisa dihujudkan bukan hanya sebatas wacana saja.
 “Janji –janji  dan wacana-wacana beliau  kepada  rakyat  Papua itu harus lebih konkri dan nyata”  kicau  Mathius  Murib yang dikenal sebagai Pembela HAM dan Direktur Baptis Papua ketika dikonfirmasi Bintang Tapua di Jayapura, Jumat (14/6) kemarin.  
Dikatakan Murib,  banyak persoalan  yang  membuat  resah  masyarakat Papua, khususnya  dirinya  sebagai  pembela  HAM di Tanah Papua,  sebab fakta  di lapangan hingga saat ini masih  dijumpai  sejumlah  kasus pelanggaran HAM  terhadap  warga  sipil berupa,  kekerasan,  pembunuhan sewenang-wenang diluar  prosedur  hukum, seperti yang terjadi di Sorong, Wamena, Puncak Jaya.

“di Papua rakyat  harus bisa menyampaikan pendapat  secara  damai  tanpa dibunuh oleh aparat, seperti kejadian di Sorong dan Wamena. Kalau mereka mau menyampaikan secara  damai  diberi  ruang. Jangan dibubarkan apalagi  jangan dibunuh,” bebernya.
Namun terlepas dari hal itu Murib menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia  di Jakarta  mempunyai niat baik  untuk  menuntaskan persoalan Papua disemua  aspek  baik  politik, kesejahteraan, maupun pembangunan.
Keseriusan ini katanya terbukti melalui dibukanya ruang untuk merevisi UU No. 21 Tahun 2001 menjadi lebih mengakomodir kepentingan masyarakat Papua lebih luas yang tertuang dalam UU  Otsus plus yang drafnya saat ini sedang disusun oleh pemerintah provinsi yang selanjutnya akan dinamakan menjadi UU Pemerintahan Papua.
“Walau  masih  dijumpai  sejumlah kasus  pelanggaran HAM seperti  kekerasan, penembakan pembunuhan sewenang-wenang diluar  prosedur  hukum  terhadap  warga  sipil Papua, tetapi pemerintah pusat memberikan perhatian yang besar untuk pembangunan dengan membetuk lembaga baru UP4B, Otsus  Plus dan UU Pemerintahan Papua yang  tengah diwacanakan,” ujarnya.
Dari apa yang telah diberikan dan direncanakan untuk provinsi Papua, masyarakat Papua tidak perlu cemas dan kawatir sebab kesungguhan pemerintahan SBY untuk memperhatian dan menyelesaikan permasalah di Papua secara menyeluruh sangat nyata.
“jangan juga  kita  terus pesimis,  karena kemauan politik pemerintah pusat sudah konkrit, UU-nya sudah ada, UP4B-nya juga  sudah ada, tinggal nanti, seberapa  efektif  UU Otsus  dan UP4B memberikan sumbangan  terhadap kemajuan  pembanguan di Papua bisa  untuk dilakukan evaluasi, “  tegasnya.(mdc/achi/l03)

Comments are closed.

%d bloggers like this: