Kapolda Ajak Media Jalin Kerjasama

Kapolda Ajak Media Jalin Kerjasama

Kapolda Papua, Irjen Pol. Tito Karnavian, Wakapolda Papua, Brigjen Pol.Paulus Waterpauw, dan sejumlah perwira Polda Papua saat bersilahturahmi dengan Pimpinan Umum Harian Bintang Papua, Edwin B. Fonataba,SE, Pimpinan Redaksi Harian Bintang Papua, Daud Sonny, Manager Iklan Pemasaran dan Pengembangan Usaha, Kiki M. Hambali, di Kantor Harian Bintang Papua, Senin, (22/10).Kapolda Papua, Irjen Pol. Tito Karnavian, Wakapolda Papua, Brigjen Pol.Paulus Waterpauw, dan sejumlah perwira Polda Papua saat bersilahturahmi dengan Pimpinan Umum Harian Bintang Papua, Edwin B. Fonataba,SE, Pimpinan Redaksi Harian Bintang Papua, Daud Sonny, Manager Iklan Pemasaran dan Pengembangan Usaha, Kiki M. Hambali, di Kantor Harian Bintang Papua, Senin, (22/10).

JAYAPURA – Untuk  menjalin tali silaturahmi, Kapolda Papua, Irjen Pol. Tito Karnavian, didampingi Wakapolda Papua, Brigjen Pol.Paulus Waterpauw, dan sejumlah perwira Polda Papua bertandang ke Kantor Redaksi Harian Bintang Papua, Senin (22/10< kemarin.
Kedatangan Kapolda dan rombongan ini diterima langsung oleh Pimpinan Umum Harian Bintang Papua, Edwin B. Fonataba,SE, Pimpinan Redaksi, Daud Sonny, Manager  Iklan Pemasaran dan Pengembangan Usaha , Kiki Misbah Hambali, serta karyawan/ti Harian Bintang Papua.
Pimpinan Umum Harian Bintang Papua, Edwin B. Fonataba,SE, menyampaikan,  atas nama segenap pimpinan dan para karyawan Bintang Papua sangat berterima kasih dan suatu kehormatan atas kunjungan Kapolda Papua dan Wakopolda Papua beserta jajarannya ke Kantor Redaksi Harian Bintang Papua.
Dirinya berharap agar saat ini dan kedepannya antara Polda Papua secara umum dan Kapolda/Wakapolda Papua secara khusus senantiasa saling bekerjasama dalam hal menyampaikan informasi  yang benar kepada masyarakat.   “Jika ada hal-hal yang kurang, tolong kami dikoreksi,” ujarnya saat dalam suasana silahturahmi dengan Kapolda Papua, Wakapolda Papua dan perwira Polda Papua di Kantor Harian Bintang Papua, Senin, (22/10). Sementara Pimpinan Redaksi Harian Bintang Papua, Daud Sonny, mengharapkan pula agar komunikasi selalu dan setiap saat harus dibangun, karena yang namanya statemen Kapolda/Wakapolda, Kapolres dan Kapolsek sangatlah penting  dan dibutuhkan wartawan, apalagi jika sesuatu masalah yang terkait dengan masalah hukum.  “Apalagi kita ini Koran  harian selalu terpacu dengan waktu,  beritanya tidak bisa ditunda dan harus diterbitkan keeseokan harinya di media massa,”katanya.
Sebab akibat terputusnya komunikasi  mengakibatkan suatu pemberitaan jadi bias. “ Kalau polisi tidak membuka diri dengan wartawan, maka wartawan bisa mencari sumber lain yang datanya belum tertentu  akurat,”katanya
Ditempat yang sama, Kapolda Papua, Irjen Pol. Tito Karnavian, menandaskan, kedatangannya ke redaksi BIntang Papua   sebagai ajang untuk saling mengenal satu sama lainnnya,  karena Pers (media massa) dan Polisi merupakan mitra kerja.
Sehingga disini antara Polisi dan media harus menyatukan persepsi dan visi misi, karena tujuannya adalah pengabdian kepada masyarakat. Hanya yang berbeda disini Polisi menegakkan hukum, sedangkan media massa tugasnya mempublikasikan dan mengontrol segala aktivitas yang dilakukan masyarakat, pemerintah, kepolisian dan lain sebagainya.
“Sambil jalan ada hal-hal yang bisa kami bantu, tapi juga ada hal-hal yang bisa kita koordinasikan saya siap. Pentingnya komunikasi, karena jangan sampai kurang adanya komunikasi pemberitaan menjadi bias atau salah, yakni yang dikomentari lain yang diterbitkan juga lain,” tandasnya.
Lanjutnya, dengan silahturahmi ini antara kepolisian dan Pers terus memperat persahabatan, supaya kelak tidak terjadi kesalahpahaman dan lain sebagainya.
Pada kesempatan itu Kapolda juga meminta agar didalam pemberitaan harus mempertimbangkan semua segi, misalnya jangan mendiskritkan sebuah persoalan, yang artinya juga persoalannya pada persoalan hukum jangan digiring seolah-olah itu ada sangkut pautnya dengan persoalan politik.
Pasalnya, polisi tugasnya hanya menegakkan hukum, yang dalam hal ini penanganan kasus hukum Polisi tanpa melihat latar belakang mereka yang bermasalah hukum tersebut, tanpa memandang suku, ras, golongan dan agama atau organisasi manapun atau persoalan politik dan sebagainya, tapi yang utama disini ialah konteks pelanggaran hukumnya. Dengan kata lain hukum harus ditegakan tanpa memandang siapapun orangnya..(nls/don/l03)

 

Comments are closed.

%d bloggers like this: