Demo Dukung Pertemuan IPWP di Inggris Diawasi

Demo Dukung Pertemuan IPWP di Inggris Diawasi

Kapolres: 600 Personel Polri Dilibatkan  untuk Pengamanan

 

JAYAPURA—Permohonan ijin Komite Nasional Papua Barat  (KNPB) untuk menggelar demo  sebagai bentuk dukungan terhadap  pertemuan  International Parlement of  West  Papua  (IPWP) di London, Inggris, di  Taman Imbi, Selasa (23/10), hari ini ternyata tidak mendapatkan restu dari pihak kepolisian.   Pasalnya, polisi dalam hal ini Polda Papua tak  menerbitkan Surat   Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). Namun demikian untuk mengantisipasi kelompok   yang tetap memaksakan demo, pihak polda sudah siap mengantisipasinya. “Tapi kami   tetap  melakukan  pengawasan agar  aksi  unjuk rasa tersebut  tidak  melanggar  hukum dan mengganggu ketertiban umum,”  tegas  Pjs. Kabid Humas Polda Papua AKBP I Gede Sumerta Jaya, SIK ketika dikonfirmasi  Bintang Papua, Senin (22/10).
Dia mengatakan,  pihaknya  akan melakukan  pembubaran  paksa sekaligus menindak-tegas sesuai  hukum   yang berlaku, bila para  pendemo  ternyata  bertindak  anarkis   atau  menyampaikan   hal-hal  yang  bertentangan  dengan UU serta  menyebar provokasi   seperti  minta  referendum atau  membentuk  negara     Papua  Barat, membawa sajam, mabuk miras,  membawa lambang-lambang  seperti  bendera  Bintang Kejora  yang dilarang, membuat  kemacetan lalu  lintas  serta mengganggu ketertiban umum. Walaupun menyampaikan  pendapat  dimuka umum sesuai UU Pasal 13 UU No 9 Tahun 1998, kemerdekaan memberikan pendapat di muka umum.
Terpisah,   Kapolresta Jayapura  AKBP Alfred Papare, SIK menandaskan, pihaknya  melibatkan  600 personil didukung Brimobda  Polda  Papua, untuk  melakukan pengamanan aksi unjukrasa  tersebut.
“Kami   berusaha menyampaikan kepada  masyarakat  untuk  tetap melakukan aktivitasnya  tanpa  terpengaruh aksi demo tersebut,” imbuhnya.
Meski demikian,  dia juga menyampaikan,  pihaknya akan melakukan pengamanan  di   sejumlah  lokasi  rawan, antara lain Angkasa, Dok V Yapis,  Entrop (Dekat Kantor  Walikota), Kotaraja, Abepura, Tanah Hitam, Padang Bulan, Perumnas, I, II dan III serta Expo Waena. (mdc/don/l03)

Comments are closed.

%d bloggers like this: