Syarat Calon Gubernur Papua Pakai UU Otsus Papua, Bukan UU Pemda

Giliran di Timika, Ditemukan Bahan  Peledak, 2 Ditangkap

 

 I Gede Sumerta JayaI Gede Sumerta Jaya

JAYAPURA—Setelah  Wamena  dihebohkan  aksi  teror  bom beberapa waktu lalu. Kini  aksi yang  sama mengguncang  Timika, Ibukota  Mimika.
Pasalnya, aparat  Polres  Mimika kembali  menemukan  Bahan  Peledak  (Handak)  yang masih  dalam bentuk bongkahan atau  belum dihaluskan  dengan berat  1,6  Kg dan   bahan  serbuk berwarna merah dengan berat kira-kita  1 Ons.
Serbuk itu adalah jenis bahan peledak dan  jenis serbuk berwarna merah yang sudah dimasukkan ke dalam 1 buah pipa besi  dengan ukuran P = 24 Cm, Diameter 2,5 Cm, serta aluminium dengan P = 7,5 Cm Diameter 0,7 Cm.
Ini diduga sebagai detonator rakitan. Ditemukan, di dua  lokasi  berbeda di  Timika  masing-masing di rumah  SI  di Jalan Freeport, Kompleks Kebon Sirih dan di rumah RY  dan rumah VS (Alm), Jalan Kesehatan,  Timika  Jumat  (19/10) sekitar pukul 05.30 WIT.
Demikian disampaikan  Pjs. Kabid  Humas  Polda Papua AKBP I Gede Sumerta Jaya, SIK melalui  Press Release  yang dikirim ke Bintang Papua, Minggu (21/10).  Dia mengatakan, pada saat itu  juga telah dilakukan penangkapan   SI dan RY.   Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dari  AM, Alamat  Kompleks  Kehutanan,  Timika yang dicurigai rumahnya dijadikan sebagai  tempat pembuatan senjata tajam. Dikatakan  dari hasil penangkapan SI, ditemukan sejenis bahan-bahan  yang  dapat meledak.
Dari hasil keterangan S I diketahui  jenis-jenis  handak tersebut dimilik oleh Y A, Alamat  Belakang Kantor Kehutanan, Timika yang menurut YA bahan-bahan  tersebut dibelinya di Biak pada bulan Juli 2012 dan dibawa ke Timika dengan menggunakan kapal laut. “Motif kepemilikan jenis handak tersebut untuk bom ikan”kata dia.
Menurutnya,  dari Hasil penangkapan tersebut yang  telah dijadikan tersangka antara lain :  YA pemilik Handak, YW kepemelikan Sajam PM pembuat sajam,  VR pembuat sajam,
AM pembuat sajam, SI yang menyuruh membuat sajam,  RY yang menyuruh membuat sajam.
Barang Bukti yang dapat disita antara lain:  1 buah Handak siap pakai yang terbuat dari Pipa besi ukuran P = 24 Cm, Diameter 2,5 cm, serta aluminium dengan P = 7,5 Cm Diameter 0,7 Cm yang diduga sebagai detonator rakitan, bahan serbuk berwarna merah dengan berat kira-kira 1 Ons adalah jenis bahan peledak dan masih dilakukan uji labfor, benda-benda   yang masih dalam bentuk bongkahan (belum dihaluskan) dg berat 1,6 kg adalah jenis handak high explosive, 2 buah parang,  1 buah badik, 3 buah ketepel, 61 buah anak panah terdiri dari  22 anak panah ukuran besar dan 39 anak panah ukuran kecil terbuat dari besi,  korek api batang 5 slop, 1 buah laptop merk Acer, CPU 1 unit, pembuat anak panah terdiri dari gergaji besi, gerinda serta dokumen. (mdc/don/l03)

Comments are closed.

%d bloggers like this: