Berita Nasional SBY Didesak Beri Amnesti kepada Tapol Papua

Jakarta–Zona Damai: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta bersedia memberikan pengampunan atau amnesti untuk para tahanan politik di Papua.

Koordinator Jaringan Damai Papua Neles Tebay mengatakan amnesti terhadap tahanan politik di Papua bisa menjadi kunci rekonsiliasi untuk membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyrakat Papua dalam dialog damai. Menurut dia, adanya tahanan politik di Papua menunjukkan masalah politik masih ada di Papua. Pembebasan tahanan politik bisa dilakukan sebelum atau sesudah dialog Papua damai digelar dan disepakati.

“Selama masalah politik belum dicarikan solusinya, selama itu pula masih akan ada tahanan politik dan narapidana politik. Pembebasan tapol bisa jadi itikad baik dari pemerintah. Tapi tak ada jaminan mereka tak akan ulangi aksi yang pernah mereka lakukan karena masalah politik belum disentuh dan diidentifikasi untuk dicari solusinya.”kata Neles Tebay.

Sementara Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat ada sekitar 40 tahanan politik yang ada di Papua. Kondisi mereka disebutkan sangat menyedihkan dan mendapat perlakuan tidak layak. Menurut peneliti KontraS Papang Hidayat, beberapa di antara tahanan politik di Papua itu dalam kondisi stroke. Bahkan ada yang mengalami gangguan jiwa. Koordinator National Papua Solidarity (Napas) Marthen Goo mengatakan, dari catatan Napas ada 47 tapol di Papua. Suara tapol Pa

Comments are closed.

%d bloggers like this: